Avail
Avail
Avail
avail-2
 
 

Antara Dia Atau Dia (ADAD)

Maja89

Anak GoCrot
Thread Starter
Donatur
Joined
Dec 6, 2019
Messages
240
Reaction score
1,603
Points
93
Selamat Siang (karna diketikny siang hari)

Muehehehe

Nyubi disini mohon ijin pada para admin, atemin, sesepuh dan suhu
Untuk sekedar berbagi cerita
Mohon kiranya di ijinkan dan di maafkan apabila ada salah kata atau pengetikan.
Dan mohon kiranya untuk memberikan bantuan n masukan bagi nyubi ini.

Terimakasih tidak lupa saya ucapkan untuk cak @Nanksbry yg sudah mengenalkan forum ini pada saya,
Dan juga mamang @RSP27 yang ceritanya sungguh sangat epic.
Serta @Kisanak87 yg sedikit banyak membuat saya ingin bercerita.

Tanpa mendiskreditkan para suhu atau TS yg lain
Mohon maaf apabila ada kesamaan gaya bercerita,
Saya ucapkan trimakasih

Disclaimer
Cerita ini hanyalah imajinasi dari TS semata,apabila ada kesamaan antara nama tokoh dan tempat TS memohon maaf. Terimakasih
 
Last edited:

Maja89

Anak GoCrot
Thread Starter
Donatur
Joined
Dec 6, 2019
Messages
240
Reaction score
1,603
Points
93
PROLOG​

Siang itu Matahari tampak garang, seakan menunjukkan existensinya bahwa hanya dia yang bisa menyinari dunia. Walaupun harus digantikan oleh Rembulan di kala malam..

Ckiittttttt!!!!!!

Suara bemo yang tiba2 mengerem secara mendadak karena ada seorang bocah yang tiba2 berteriak "kiri pak, kiri pak" lalu melesat lah bocah itu keluar dari dalam bemo sambil berlari "wancok, telat iki" pikirnya dalam hati. Tiba2 dia dikejutkan dengan teriakan si supir bemo "woy gendut bayar dulu baru lari", tapi si bocah tidak menghiraukan panggilan itu dan terus berlari hingga tiba2 si supir bemo sudah berlari disebelahny sembari mengeplak kepala si bocah "dasar gendut, bayar sik mbok kiro iki bemone mbahmu main mlayu ae", si bocah yang tersadar bahwa dia belum bayar ongkos bemo pun cengengesan sembari menyodorkan uang seribuan 3 lembar "hehehehe, yo sorry pak aku wes telat iki".

Sampailah si bocah di depan gerbang yang sudah tertutup dan dikunci samar2 terdengar suara dari dalam aula. "wancok, hari pertama mos malah telat alamat g bakal bisa masuk iki, mana g ada temen lain yang telat pula" katanya dalam hati.

"hei, kamu" tiba2 ada suara dari dalam gerbang yang tertutup
"saya pak??" kata si bocah
"iya kamu mosok kembang yang disebelahmu" kata orang yang bertubuh pendek dan kurus itu
"Hehehehe, telat saya pak"
"kamu itu murid baru kan? Udah berani2 nya kamu telat"
"hehehe, maaf pak ketiduran tadi dibemo"
"wah wah gak bener kamu ini, siapa namamu dan jurusanmu?" tanyanya
"nama saya Geni pak, jurusan tataboga"

*
*
*

Hahahahahahaha kedua sahabatku tertawa mendengar ceritaku saat pertama kali aku menjejakkan kaki di kota yang terkenal dengan lambang buaya dan ikan hiu.

"wes wes rek wes stop ngguyu ae" kataku
"hahahaha, lagian kog bisa2ny ketiduran di bemo", kata koko
"berarti kamu dulu itu gendut lha kog bisa jadi seperti ini skrng?, kata si bamz
Aku cuman cengengesan mendengar kedua sahabatku tertawa mengejek ku. Kala aku bercerita tentang masa laluku.

Ya, itulah namaku Geni yang berarti Api dalam Bahasa Jawa.



Index
Chapter I Scroll bawah
Chapter II
Chapter III
Chapter IV
Chapter V
Chapter VI
Chapter VII
Chapter VIII
Chapter IX
Para Tokoh
Chapter X
 
Last edited:

Maja89

Anak GoCrot
Thread Starter
Donatur
Joined
Dec 6, 2019
Messages
240
Reaction score
1,603
Points
93
Chapter I
Bertemu Lagi Dengan Dia​

"Tok, tok, tok" terdengar ketukan di pintu
"masuk" kataku
"misi chef, ayo rokokan" kata koko
"heh rokokan tok ae, kerjaanmu gimana dah beres? Bukanny nanti jam 15.00 ada party di Nirwana untuk 250pax dah beres semua?" kataku sambil melirik jam yang menunjukkan pukul 11.30
"udah Jen, tenang" sahutny
"heh tadi kamu nyebut namaku siapa?" emosiku naik karna tidak suka namaku diplesetkan jadi Jeni
"hehehehe, canda Gen canda" katany sambil cengengesan
"yudh, duluan aja tak selesaikan dulu kerjaanku"
"oke, tak tunggu di smoking room"

Aku cuman geleng2 kepala sambil melihat koko keluar dari ruanganku. Oh iya aku sekarang sudah bekerja di salah satu hotel bintang 5 di kota buaya ini. walaupun aku sudah jadi Executive Chef, tapi aku lebih suka berbaur dengan sahabat2ku dan juga kawan2 yang ada di divisiku dan divisi lain ketimbang dengan manager2 yang lain.

Tak lama kemudian aku menyusul koko ke smoking room tak lupa ku matikan lampu dan mengunci pintu ruanganku biar gak ada yang bisa masuk, takut tiba2 ada yang masuk dan menyalakan komputerku, kan jadi ketauan kalo aku sering buka forum GoCrot, untuk baca baca CerPanBung disana muehehehehe..

Sambil berjalan menuju smoking room aku memastikan bahwa persiapan kitchen untuk acara nanti sore tidak ada yang terlewat, karna aku tidak mau ada bahan2 atau utensil yang kurang bisa berabe nanti.

Begitu tiba di smoking room ku buka pintunya "wah udh rame aja ini smoking room, gak pada kerja kalian? Rokokan tok ae" kataku.
"Asuuuu" sahut sahabat2ku bamz dan koko begitu pula suara orang2 dari divisi lain, aku memang sudah kenal dengan semua orang yang ada di smoking room ini, karna sebelum aku sampai diposisi ku yang sekarang ini aku sama dengan mereka memulai dari bawah, walaupun karirku bisa dibilang menanjak dengan cepat, terlalu cepat malah hahahaha.

Ku keluarkan rokokku Surya Pro Merah dan ku catut sebatang kukeluarkan zippo dari kantong ctink jezz ku sulut rokokku dan ku hisap dalam2 asapny kukeluarkan perlahan "hiuuuufftt ffffuuuuu" ctink kumasukkan lagi zippo ke kantong celana dan membiarkan rokokku diatas meja, aku tidak mau menaruh zippo di meja karna disini banyak PK (Penjahat Korek) hahaha.
"jancok, murupno rokok ae koyok mafia asu ancene chef satu ini" kata pak Bulu
Aku hanya terkekeh sambil menyeruput kopi yang sudah disiapkan oleh bamz di atas meja, lalu kami asyik bercengkrama satu sama lain, sembari aku bertanya ke pak Bulu "gimana pak utensil ama equipment untuk acara nanti sore aman udah disiapkan semua kah?", "aman, tenang Gen udah disiapkan anak2 dari kemaren" sahutny, aku hanya mengangguk2an kepala mendengar jawabannya.
Tiba2 pintu smoking room terbuka, otomatis semua kepala menoleh ke pintu yang terbuka.

"ooo, jancok tak cari dari tadi ternyata disini kamu Gen" seloroh pak Koya seraya menyalakan rokok dan duduk di sebelahku
"nanti kamu bantu saya interview calon pegawai ya"
"lha kog saya pak, kan nanti juga ada acara di Nirwana"
"lha piye seh arek iki, yang nanti mau di interview kan orang yang ngelamar di divisimu buat gantikan pak Oppung yang minggu lalu pensiun"
"oooo" sambil ku lirik koko dan bamz yang sedang tertawa karna biasanya ini tugas mereka tapi karna mereka harus handle acara party jadi tugas ini di limpahkan ke aku.
"malah oooo mau bantu gak, klo gak mau tak turunin pangkatmu" ancamnya
"wooo mentang2 HRD Manager bisa semaunya naik turunin jabatan orang" selorohku "yudh, nanti tak bantu jam berapa emangnya?"
"5 menit lagi" seraya mematikan rokokny dan berjalan keluar menuju pintu
"cewek apa cowok sih pak yang ngelamar kerja? Tanyaku sebelum pak koya keluar
"cewek, kenapa emangny?"
"bilang kek dari tadi muehehehe" sambil tersenyum mesum
"ancen cah gendeng" sahut Pak Koya seraya pergi

Sahabat2ku pun bergantian mengeplak kepalaku karna mereka sudah tahu tabiat mesumku hahahaha..


*
*
*


5 menit kemudian

Aku sudah ada di dalam ruangan Pak Koya tetapi orang yang akan di interview belum juga kelihatan ujung putingny.

Kulirik jam sudah menunjukkan pukul 12.37 "wah udah telat 7 menit ini, baru mau interview aja dah telat gimana klo kerja nanti" kataku ke Pak Koya
"walah Gen Gen kayak kamu dulu pertama kali nglamar kerja disini gak telat aja pas interview" kata Pak Koya menyidirku "lha wong kamu sekarang aja masih suka telat kog padahal posisimu kan udah Executive Chef" lanjutnya lagi "untung aja di jariku ini juga ada finger printmu jadi aku bisa bantu kamu hahahaha" tambahnya, "lho lho kog jadi saya lagi yang kena pak? Hehehe.

Ya emang sih harus di akui, kalo aku ini sering banget telat masuk kerja, dulu aja pas masih di posisi bawah aku lebih milih shift sore atau malam sangking malasnya untuk bangun pagi hahahaha, kalo dapar shift pagi lebih milih untuk gak tidur karna takut telat.

Seperti hari ini aku juga telat ngantor karna semalaman begadang ngobelin dan ngentotin memeknya si Mega anak FrontOffice bener2 legit sampai crot 5 kali semalam ditambah 1kali lagi pas pagi waktu mandi bareng. Walaupun jarak dari Hotel tempatku kerja ke kamarku tidak terlalu jauh cuman beda 7 lantai saja, karna aku juga dapat jatah kamar sebagai penunjang fasilitas.

"emang sapa sih nama cewek yang akan di interview pak?" tanyaku
"tuh di map, liat aja sendiri kalo g salah namanya vin..."
"tok...tok..tok" suara pintu diketuk saat aku mengambil map yang ada di meja.
"masuk" kata Pak Koya
"permisi pak, saya Vincentia yang hari ini ada janji untuk interview"
"oooo iya iya silakan masuk, sudah saya tunggu dari tadi"
Aku pun langsung berbalik sambil memegang map

Deg Deg Deg.. Duar

"lho, jancok Dia kan?"....



Bersambung...
 
Last edited:

virangle

TUKANG CILOK
Joined
Oct 16, 2019
Messages
604
Reaction score
2,567
Points
93
Location
Belakang Mekdi
Plot alur enak nih.

Saran om. Beberapa kata yang di singkat di perbaiki om, contoh "Skrnk" normalnya kan "skrng"
 

virangle

TUKANG CILOK
Joined
Oct 16, 2019
Messages
604
Reaction score
2,567
Points
93
Location
Belakang Mekdi

RSP27

JURAGAN SUWIR
Joined
Oct 1, 2019
Messages
450
Reaction score
4,453
Points
93
Waduh di mention. Mamang mah da apa atuh sob, kita sama2 belajar berimajinasi. Selamat atas meluncurnua ceritanya om. Siap mengawal.. keren keren... 😍
 
Top